Digital clock

Kamis, 22 April 2010

Ciri-ciri Anak kesulitan belajar

http://specialneedskid.wordpress.com

Untuk mengetahui apakah seorang anak memiliki kecenderungan berkesulitan belajar diperlukan pendeteksian yang cermat. Namun, secara umum bisa dilakukan hal-hal seperti di bawah ini:

PADA USIA PRA-SEKOLAH

1. Terlambat bicara disbanding dengan anak seusianya

2. Memiliki kesulitan dalam pengucapan beberapa kata

3. Dibanding anak seusianya, penguasaan jumlah katanya lebih sedikit (terbatas)

4. Sering tidak mampu menemukan kata yang sesuai untuk satu kalimat yang akan dikemukakan

5. Sulit mempelajari dan mengenali angka, huruf dan nama-nama hari

6. Sulit merangkai kata untuk menjadi sebuah kalimat

7. Sering gelisah yang berlebihan

8. Mudah terganggu konsentrasinya

9. Sulit berinteraksi dengan teman seusianya

10. Sulit mengikuti instruksi yang diberikan untuknya

11. Sulit mengikuti rutinitas tertentu

12. Menghindari tugas-tugas tertentu, misalnya menggunting dan menggambar

PADA USIA SEKOLAH

1. Daya ingatnya terbatas (relatif kurang baik)

2. Sering melakukan kesalahan yang konsisten dalam mengeja dan membaca, Misalnya atau biasanya, huruf d dibaca b (misalnya duku dibaca buku atau sebaliknya buku dibaca duku), w dibaca m (misalnya waru dibaca baru atau sebaliknya baru dibaca waru), p dibaca q , w dibaca m dan lain sebagainya. Bila ini yang terjadi mereka termasuk dalam kelompok berkesulitan belajar disleksia.

3. Lambat untuk mempelajari hubungan antara huruf dengan bunyi pengucapannya.

4. Bingung dengan operasionalisasi tanda-tanda dalam pelajaran matematika. Misalnya, tak dapat membedakan arti dari simbol – (minus) dengan simbol + (plus), simbol + dengan simbol x (kali) dan lain sebagainya.

5. Sulit dalam mempelajari keterampilan baru, terutama yang membutuhkan kemampuan daya ingatnya.

6. Sangat aktif dan tidak mampu menyelesaikan tugas atau kegiatan tertentu dengan tuntas. Kalau ini yang terjadi mereka termasuk dalam kelompok berkesulitan belajar hiperaktif atau GPPH (gangguan pemusatan pemikiran dan hiperaktifitas)

7. Impulsif (bertindak tanpa dipikir terlebih dahulu)

8. Sulit berkonsentrasi

9. Sering melanggar aturan yang ada, baik di rumah maupun di sekolah

10. Tidak mampu berdisiplin (sulit merencanakan kegiatan sehari-harinya)

11. Emosional (sering menyendiri), pemurung, mudah tersinggung, cuek terhadap lingkungannya

12. Menolak bersekolah

13. Tidak stabil dalam memegang alat-alat tulis

14. Kacau dalam memahami hari dan waktu

PADA USIA REMAJA/DEWASA

1. Sulit/salah mengeja huruf berlanjut hingga dewasa

2. Masih saja sering menghindar dari tugas-tugas membaca dan menulis

3. Mungkin saja lancer dalam membaca tapi tidak mengerti atau tidak bisa menjelaskan apa yang telah dibacanya

4. Sulit menjawab pertanyaan yang membutuhkan penjelasan lisan dan/atau tulisan

5. Daya ingatnya terbatas

6. Sulit menangkap konsep-konsep yang abstrak

7. lamban dalam bekerja

8. Sering tidak telitu (ceroboh) pada hal-hal yang seharusnya rinci atau malah sebaliknya justru terlalu focus kepada hal-hal yang rinci bisa salah (distorsi) dalam membaca informasi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar